SIAPKAH KAU TUK PATAH HATI??

Hallo gaes, kita ketemu lagi.. 
momen ter-pas untuk nulis di blog ini ternyata adalah momen dimana ketika gw mendapatkan insight baru dan dari apa yang gw dapat itu langsung gw rasakan di hari itu juga. it's amazing hehhehe

yepsss, PATAH HATI. 
ternyata oh ternyata di dunia ini nggak ada seorang pun yang siap patah hati.
mereka berani bermimpi, berani ber-ekspetasi dan bahkan berani jatuh cinta- tapi mereka lupa, setiap keberanian yang mereka buat pasti akan ada "bahaya" didepannya. 
Patah Hati ini adalah salah satu "bahaya" yang akan kita rasakan ketika kita berani untuk memulainya-
tapi sayangnya, kita tidak pernah siap.

Kesedihan, kekecewaan dan bahkan depresi adalah beberapa akibat ketika kita merasa hati kita patah. 
merasa bahwa dunia hancur sehancurnya, merasa di dunia hanya kita yang menderita, hanya kita yang sedang diuji-
yapss, rasa sakit yang timbul karena patah hati itu adalah suatu ujian-ujian dari Allah.
kenapa????
Ujian ini adalah suatu cara Allah untuk melihat batas kemampuan diri kita. Apakah naik level atau tetap stuck di level itu. 

Karena pada dasarnya, Patah Hati ini hadir karena kita sendiri yang membuatnya. 
Bermimpi yang tinggi- tanpa mengandalkan Allah didalamnya 
Ber-ekspetasi berlebih - tanpa percaya bahwa rencana Allah jauh lebih indah 
Jatuh Cinta pada seseorang dengan berlebih hingga lupa bahwa cinta yang kita jatuhkan tidak seharusnya melebihi dari cinta kita kepada-Nya

Akhirnyaaa, Allah ingin melihat kita. Setelah kita bermimpi, ber-ekspertasi dan bahkan mencintai seseorang bukan karena DIA apakah kita bisa sadar bahwa yang kita lakukan adalah salah, kita harus kembali mengandalkan Allah didalamnya. dan akhirnya, Allah menguji kita dengan- Patah Hati. 

Ketika kita mampu menyadarinya, bahwa rasa sakit yang kita rasakan itu harus kita obati dengan mendekatkan diri kepada Allah, meminta pertolongan-Nya dan memohon kekuatan dari-Nya maka pada titik itulah Allah akan mengangkat derajat diri kita. 

Jika kita bisa melihat dan medalami rasa patah hati dan cara para Nabi mengatasinya, it's so beautifull story.

1. Kisah cinta pertama Nabi Muhammad SAW yang kandas

Yapsss, sebelum Nabi Muhammad SAW menikah dengan siti Khadijah ra. Nabi pernah sangat mencintai sepupunya (Anak dari pamannya Abu Thalib) yaitu Fakhitah, namun sayangnya cintanya itu tidak ada jalan terbaik untuknya. karena Fakhitah sudah dijodohkan dengan orang lain. Tentu sebagai seorang manusia juga yang memiliki hati, pada saat itu Nabi Muhammad merasakan patah hati. Tapi karena Nabi paham bahwa dia harus kembali kepada Allah atas rasa sakitnya, maka Allah memberikan istri yang lebih baik untuknya, yaitu siti Khadijah.
 

2. Kisah pedih Nabi Ayyub

Let's see, kisah Nabi Ayyub ini adalah salah satu kisah Nabi yang sangat gw suka setelah kisah-kisah Nabi Muhammad dan Nabi Yunus (kapan2 insyaAllah akan nulis blog tentang kisah nabi Yunus). 
Gimana nggak, Nabi Ayyub ini menurut gw adalah Nabi yang sangat-sangat sabar terhadap ujian yang Allah berikan kepadanya. Setelah semua harta benda nya abis, anak-anak nya meninggal dan istrinya pergi meninggalkannya dan bahkan penyakit yang menyerang tubuhnya selama 18 tahun yang pastinya membuat hatinya begitu sakit, tapi Dia tetap memohon ampun kepada Allah, memohon pertolongan-Nya dengan munajatnya yang sangat indah. 

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Anni massaniyad-durru wa anta ar-hamur-rahimin
(Qs. Al- Anbiya ayat 83)


3. Kisah nabi Musa 

Kisah nabi Musa ini juga sangat menjadi inspirasi bagi kita semua, mungkin patah hati yang dialami Nabi Musa saat itu ketika Ayah angkatnya (Firaun) menentang ajaran agama yang diberikannya dan mengaku dirinya tuhan. Bagaimanapun juga, nabi Musa adalah seorang manusia yang merasakan bahwa dirinya diasuh oleh keluarga Firaun, sehingga Dia merasa sangat patah hati ketika harus menghadapi "ayah angkatnya" sendiri. Tapi dengan begitu, nabi Musa tetap memohon pertolongan kepada Allah atas rasa sakit yang dia rasakan terhadap "ayah angkatnya".

Menurut gw, ini hanya sedikit contoh dari banyaknya kisah "Patah Hati" pada zaman nabi yang bisa kita ambil pelajarannya. Dari kisah-kisah ini kita bisa paham bahwa, patah hati/ sakit hati yang kita rasakan tidak sebanding dengan rasa sakit yang dirasakan orang lain. 


Begitu indahnya Islam dalam menyelesaikan masalah manusia, ada berbagai cara yang dapat kita lakukan untuk moveon dari patah hati kita:

1. Perbanyak istigfar (memohon ampun kepada Allah) dan berdoa kepada Allah 

2. Bersungguh-sungguh dalam sabar dan sholat 
Al-baqarah ayat 45 (Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu)

3. Mentadaburi isi Al-Quran dan memaknai kisah-kisah nabi 

4. Istiqomah dalam kebaikan
 
5. Berdoa kepada Allah, doa ketika kita merasakan patah hati yang menjadi musibah dalam diri kita perbanyaklah doa 

  اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.

Artinya: "Ya Allah, berikanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya."


hidupmu tidak hanya sebesar daun kelor, obati patah hatimu dan lanjutkan perjalanan hidupmu yang luas. -Amel, 2024



Yapps, semoga dari sedikit blog ini bisa mengurangi sedikit rasa patah hati yang sedang kalian rasakan. karena gw yakin, setiap dari kita pasti merasakan sakit itu. 

See you...


Sumber : Ustadzah Syifa Nur Fadhilah 
(BANGKIT DARI PATAH HATI)







Komentar

Postingan populer dari blog ini

SERAPUH ITUKAH JIWAKU?

Wanita Hebat Dunia (yang tak pernah hilang) Part 1